KARAWANG , MEInd TV — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026, Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU) Miftahul Ulum menggelar kegiatan perkemahan bertema "Jihad Santri Cilik". Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan keceriaan di Kampung Jati Mulya RT 08/03, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (24/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para santri cilik, putra maupun putri, untuk berkumpul, berkemah, belajar bersama, sekaligus bergembira dalam suasana kebersamaan yang akrab dan menyenangkan.
Berkemah berlangsung selama satu malam di halaman Masjid Jami Nurul Huda. Sejak sore, para santri sudah berkumpul untuk mendirikan tenda dan menyiapkan perlengkapan. Menjelang waktu sholat, santri putra dan putri diajak melaksanakan sholat Ashar dan Maghrib berjamaah di masjid, sebuah langkah kecil yang bermakna untuk melatih kedisiplinan, keberanian, kemandirian, sekaligus pembentukan karakter sejak dini.
Usai sholat Maghrib, para santri berkumpul di area madrasah untuk pembelajaran pengajian Juz Amma dan tilawah ayat suci Al-Qur'an, hingga menyanyikan syair bernuansa agama. Setelah sholat Isya, acara dilanjutkan dengan lantunan Mars Hari Santri dan sholawat yang diiringi hadroh. Wajah mereka terlihat penuh semangat, ceria, dan bahagia sepanjang kegiatan malam tersebut.
Setelah kegiatan keagamaan, para santri bersama dewan guru dan wali murid berkumpul untuk melaksanakan lomba masak liwet yang diikuti dan didampingi langsung oleh para orang tua. Kegiatan kemudian berlanjut ke arena perkemahan dengan menyalakan api unggun dan kembang api, diiringi yel-yel semangat dari santri setiap tenda. Kehadiran wali murid membuat suasana semakin hangat dan akrab, memperlihatkan antusiasme yang tinggi dari semua pihak.
Kepala Sekolah MDTU Miftahul Ulum, Shifa uhudiyah S.Pd. Melalui Ustad Dadang Rahmat, S.Pd.I., menyampaikan bahwa melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, para peserta diajak meneladani keteguhan hati, kemandirian, dan cinta tanah air sebagaimana diwariskan oleh para ulama dan santri terdahulu.
"Momen peringatan Hari Santri ini kami wujudkan dalam kegiatan nyata. Belajar dan berkegiatan bersama tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan membentuk karakter para santri," ujar Ustad Dadang Rahmat.
Suasana terlihat hangat dan penuh semangat sepanjang kegiatan. Wajah-wajah ceria para santri menjadi bukti bahwa menuntut ilmu dan beribadah dapat dilakukan dengan penuh kegembiraan. Semoga semangat Hari Santri ini terus menyala di hati para santri cilik, tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi nusa bangsa.(HR Oen)




0 Komentar