Dalam sambutannya, Muhaimin menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung agenda pembangunan nasional di tengah tantangan disrupsi digital.
Muhaimin menyampaikan bahwa pemerintah memandang pers sebagai mitra penting dalam menjaga arus informasi yang sehat, akurat, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, informasi yang jernih menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga kohesi sosial bangsa.
Ia juga menegaskan keterbukaan pemerintah terhadap kritik konstruktif yang disampaikan insan pers.
Kritik yang berangkat dari fakta dan etika jurnalistik dinilai sebagai bagian dari mekanisme evaluasi kebijakan publik.
Puncak peringatan HPN 2026 turut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara lainnya, serta ribuan insan pers dari seluruh Indonesia.(Oen)
Editor: Redaksi



0 Komentar