Sebagai upaya memperkuat peran satuan dalam mendukung pertahanan negara, ketahanan wilayah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menhan Sjafrie menegaskan peran strategis Yonif Teritorial Pembangunan yang tidak hanya bertugas menjaga pertahanan negara, tetapi juga mendukung pembangunan wilayah. Menurutnya, satuan tersebut dapat berkontribusi melalui peningkatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa-desa.
“Sebagai tentara yang lahir dari rakyat dan dididik oleh negara, seluruh pengabdian TNI adalah untuk kepentingan rakyat”, tegas Menhan
“Kamu harus siap untuk membela rakyat dari Sabang sampai Merauke, kamu harus siap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke”, kata Sjafrie di hadapan para prajurit.
Selain kemampuan tempur, Menhan mengingatkan pentingnya membangun karakter prajurit yang bermental baja, siap ditempatkan di seluruh pelosok Nusantara, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Ia juga berpesan agar seluruh prajurit memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Disiplin, loyalitas, kekompakan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara menjadi nilai yang harus terus dijaga oleh setiap prajurit (Pen715/Hunt).
Turut Hadir dalam Kunker Kepala biro infohan sekjen kemhan RI Brigjen TNI Rico R.S , Karo TU Kemhan Brigjen TNI Charles Y, Kasrem 073/MKT Letkol inf Andika Baroto S.I.P., M.H.I., Danyon TP/935 Mayor Inf Heri Pribadi.(red)
Editor: HR Oen




0 Komentar