Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dihadiri oleh para jamaah Padepokan Saung Cah Anggon yang hadir dari berbagai daerah, keluarga besar Organisasi Partisan Siliwangi (PS), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Acara dimulai dengan pembacaan tawasul sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para pendahulu.
Kemudian, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran yang menambah kekhusyukan suasana.
Lantunan sholawat Nabi menggema di seluruh area padepokan, sebagai wujud cinta dan kerinduan kepada Rasulullah SAW.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua panitia, Bapak Raden Giri, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara maulid Nabi serta laporan mengenai persiapan dan pelaksanaan acara.
Acara inti adalah tausiah agama yang disampaikan oleh Dalang muda Suhendra Supriyadi, yang lebih dikenal dengan sebutan Dalang Cecep Muda, dari Lingkung Seni Jaya Komara.
Dalang Cecep Muda menyampaikan ceramah dengan menggunakan wayang golek, diantaranya Ki Semar Badranaya beserta Punakawan, memperagakan beberapa dialog keagamaan yang penuh makna tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW dan pentingnya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Tausiah Agama yang penuh makna ketauhidan dan diselingi kelucuan hingga membuat yang hadir tertawa.
Tausiah oleh Ki Dalang Suhendra Supriyadi disambut antusias oleh para hadirin yang tampak khusyuk menghadiri dan mendengarkan setiap kata yang disampaikan oleh Ki Dalang Suhendra.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Padepokan Saung Cah Anggon ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas iman dan taqwa. (Oen)




0 Komentar