Acara yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bogor Timur ini, tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi dorongan signifikan bagi perekonomian lokal.
Meski cuaca sempat diguyur hujan namun antusiasme masyarakat tetap semangat untuk dapat menonton aksi Adu Kuluwung secara langsung yang telah menjadi warisan turun - temurun selama puluhan tahun.
Bahkan Mereka datang dari berbagai daerah
"Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang silaturahmi yang memperkuat tali persaudaraan antarwarga dua desa," ujar Wakil Sekjen DPP 08 Bidang Bisnis dan UMKM, Makmur Iskandar, yang turut hadir serta meramaikan acara.
Ia menambahkan, dampak positif tradisi ini sangat terasa di kalangan pelaku usaha kecil dan pedagang kaki lima:
"Perputaran ekonomi masyarakat setempat diharapkan dapat meningkat serta para pedagang diuntungkan dari kegiatan budaya ini "ucapnya.
Untuk memastikan keselamatan dan ketertiban, aparat keamanan dari Koramil 0621-08/Cariu melakukan pengawasan ketat.
"Kami siap siaga untuk menjaga agar acara berjalan lancar. Masyarakat juga sangat kooperatif dalam mengikuti arahan petugas," ujar Sohib Hidayatuloh dari Koramil setempat.
Tradisi Adu Kuluwung bukan hanya menjadi ikon budaya yang membanggakan, tetapi juga bukti bahwa kekayaan budaya dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat.(Oen)
Editor: Redaksi
Fhoto: Makmur Iskandar(Tengah)Mengenakan kaos hitam




0 Komentar