Kegiatan tersebut menjadi momentum spiritual untuk mendoakan para pemimpin bangsa dan daerah agar senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah rakyat.
Doa bersama dipanjatkan bagi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Dalam sambutannya, KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi moral dan spiritual dalam mendukung kepemimpinan nasional dan daerah.
“Kami mendoakan para pemimpin bangsa agar diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin negeri ini. Amanah rakyat adalah tanggung jawab yang sangat berat, sehingga membutuhkan dukungan doa dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengutip konsep Islam tentang negara yang ideal, yakni baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yang berarti negeri yang baik dan mendapat ampunan dari Allah SWT.
“Kita berharap Indonesia menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang makmur, damai, dan penuh keberkahan. Doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam sistem demokrasi, kritik terhadap pemimpin merupakan hal yang wajar. Namun, kritik harus disampaikan secara konstruktif dan berlandaskan etika.
“Tidak ada pemimpin yang sempurna. Setiap kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu, masyarakat hendaknya tidak mengedepankan ego dalam mengkritik, melainkan memberikan solusi serta menempuh mekanisme yang tepat demi kemaslahatan bangsa,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun bangsa yang besar dan beradab.
“Bangsa ini harus dibangun secara bersama-sama. Semangat persatuan dan musyawarah harus menjadi landasan utama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan negara,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris sekaligus Bendahara kegiatan, Zarkasi, menyampaikan bahwa khatam Al-Qur’an di Musala DPRD Kabupaten Bogor akan menjadi agenda rutin.
“Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan secara berkala setiap satu bulan sekali. Ke depan, tidak hanya khataman Al-Qur’an, tetapi juga doa bersama untuk bangsa dan para pemimpin, sebagai wujud kontribusi spiritual bagi kemajuan Indonesia,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan DPRD sekaligus mempererat silaturahmi antara legislatif, ulama, dan masyarakat.
Dengan terselenggaranya khatam Al-Qur’an ini, Musala Kompleks DPRD Kabupaten Bogor diharapkan terus menjadi pusat syiar Islam dan pembinaan spiritual, sekaligus menjadi ruang doa bersama bagi terwujudnya kepemimpinan yang amanah, adil, dan berintegritas.(red)
Editor: HR Oen




0 Komentar